AC Milan Melesat ke Babak Knockout UEL: Musa dan Pulisic, Siapakah yang Mencuri Perhatian?

AC Milan berhasil melaju ke babak knockout UEFA Europa League setelah penampilan solid dalam fase grup Liga Champions. Pembicaraan mengenai peran dua pemain Amerika, Yunus Musa dan Christian Pulisic, menjadi sorotan utama. Stefano Pioli, manajer Milan, memberi kepercayaan kepada keduanya dalam pertandingan penting tersebut.

Jesse Marsch, yang mengikuti tiga pertandingan kandang Milan selama bertugas dengan CBS, menyatakan kepercayaannya pada Musa yang berhasil memberikan dampak positif. Meski bukan hanya statistik yang mencolok, Musa berhasil memperkuat dirinya dalam tim dan memberikan kontribusi penting, terutama dalam pertandingan sulit seperti lawan Newcastle.

Pertandingan melawan Newcastle di St James Park dianggap sebagai ujian sejati. Meski berhasil meraih kemenangan, tantangan yang dihadapi Milan cukup besar. Musa terlihat bergerak lincah, mengambil peran mobilitas, dan terlibat dalam pembangunan serangan. Namun, Marsch menginginkan lebih banyak aktivitas dari Pulisic, mengkritik posisinya yang terlalu terpaku di pinggir lapangan.

Keberhasilan Milan melaju ke Liga Europa, meski bukan target utama, membuka peluang untuk meraih gelar yang belum pernah mereka raih sebelumnya. Rafa Lout, setelah pertandingan, menyatakan tekad untuk mencoba memenangkan kompetisi ini. Milan berada di jalur yang menjanjikan, dan para penggemar tentu berharap untuk melihat performa apik mereka di fase knockout.

Chuck Boone, mengamati bahwa instruksi taktis dari Pioli membuat Pulisic terlihat sangat disiplin, mematuhi peran yang diberikan kepadanya. Namun, dia juga menyoroti kebutuhan Pulisic untuk lebih aktif dan kreatif di lapangan, terutama dengan melakukan lari lebih banyak dan mengejar bola tanpa bola.

Pertanyaan pun muncul mengenai peran terbaik Musa. Menurut Marsch, Musa memiliki fleksibilitas dalam permainannya, dapat bermain sebagai gelandang serang atau bahkan sebagai gelandang bertahan. Marsch melihat potensi besar jika Musa dapat bermain sebagai gelandang serang yang turut menyumbang dalam serangan tim.

Dalam analisis taktisnya, Marsch menekankan pentingnya pemain memiliki kebebasan untuk memainkan permainan mereka sendiri. Meski taktik dan peran telah ditetapkan, pemain tetap harus memiliki keleluasaan untuk berkreasi dan memanfaatkan peluang yang muncul. Keseimbangan antara taktik yang jelas dan kebebasan kreatif pemain menjadi kunci keberhasilan.

Dengan Milan melangkah ke babak knockout UEL, harapan tinggi dipasang pada Musa dan Pulisic. Pertanyaan mengenai taktik dan peran keduanya masih menjadi diskusi menarik di kalangan penggemar. Seiring perjalanan Milan di kompetisi Eropa, para penggemar dapat menantikan momen-momen seru dari dua pemain Amerika yang tengah menanjak dalam karier mereka.