Alasan Barcelona Menolak Pelatih Arsenal Mikel Arteta

Barcelona, juara La Liga, telah mengesampingkan kemungkinan merekrut manajer Arsenal Mikel Arteta dan manajer Brighton Roberto De Zerbi.

Manajer Baru Barcelona

Barcelona sedang mencari manajer baru karena Xavi telah mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan klub pada akhir musim. Meskipun Xavi bersikeras tidak akan berubah pikiran, presiden Barcelona Joan Laporta dengan jelas menyatakan bahwa ia ingin pria berusia 44 tahun itu terus memimpin tim setelah musim ini.

“Saya telah menjelaskan kepadanya bahwa saya ingin dia bertahan, tetapi saya memahami tekanan yang dia rasakan,” kata Laporta kepada Mundo Deportivo.

“Saya bertanya apakah ada kemungkinan dia berubah pikiran, tetapi saya bisa melihat tekanan di wajahnya. Saya menyuruhnya untuk santai dan tidak merasa tertekan. Dia mengatakan akan pergi pada akhir musim sesuai rencana, tetapi kita lihat saja nanti. Jangan stres sekarang karena semuanya berjalan baik.”

Arteta dan De Zerbi Ditolak

Laporan tersebut mengklaim bahwa Luis Enrique, Hansi Flick, dan Rafa Marquez sekarang masuk dalam daftar pendek calon pengganti Xavi di Barcelona.

Pimpinan Barcelona dikabarkan menentang penunjukan Arteta karena kurangnya pengalaman dan fakta bahwa ia masih memiliki kontrak dengan Arsenal hingga 2025. Barcelona juga menghindari De Zerbi karena kurangnya pengalaman di tim elit dan klausul pelepasan €15 juta (£12,8 juta) dalam kontraknya dengan Brighton.

Selain itu, Barca disebut menolak memasukkan Julian Nagelsmann, yang akan memimpin kampanye Euro 2024 Jerman dan belum mengesampingkan kemungkinan bertahan setelah kompetisi musim panas ini, dan Thomas Tuchel, yang akan meninggalkan Bayern Munich pada akhir musim ini.

Kritik Terhadap Xavi

Xavi meninggalkan klub setelah dikritik atas waktunya di Camp Nou, meskipun ia memenangkan liga musim lalu. Ini menunjukkan betapa sulitnya mengelola raksasa Spanyol itu, bahkan kesuksesan pun datang dengan pengawasan dan kritik yang ketat.

Kinerja Arteta di Arsenal

The Gunners telah menjadi kekuatan kompetitif di bawah manajemen Arteta, yang telah membawa Arsenal ke puncak liga musim ini. Anak asuh Arteta juga terlibat dalam perburuan gelar musim lalu, tetapi mereka menyerahkan keunggulan mereka pada tahap akhir musim kepada Manchester City.

Selain kecerdasan taktisnya, pelatih asal Spanyol itu telah menunjukkan betapa bagusnya ia dalam mengembangkan pemain muda.