Arsenal Inginkan Mantan Pemainnya yang Bernilai €50 Juta

Ismael Bennacer Jadi Target Arsenal

Arsenal dikabarkan tengah mengincar gelandang AC Milan, Ismael Bennacer. Sebuah laporan dari Calciomercato melalui Fichajes menyebutkan bahwa Arsenal ingin menggaet gelandang asal Aljazair itu pada musim panas mendatang.

Bennacer meninggalkan Arsenal pada 2017 tanpa meninggalkan jejak di sepak bola Inggris. Peluang untuk kembali ke Inggris bisa menjadi pilihan yang menarik baginya.

Namun, laporan tersebut mengklaim bahwa Arsenal harus membayar €50 juta untuk merekrut pemain tersebut.

Alasan Arsenal Membutuhkan Bennacer

Bukan rahasia lagi bahwa Arsenal perlu menambah kualitas dan kedalaman di lini tengah. Bennacer akan menambah perlindungan defensif, kontrol, dan kemampuan teknis di lini tengah. Ia telah menunjukkan kualitasnya di liga Italia secara konsisten dan tentu cukup bagus untuk Liga Premier.

Arsenal membutuhkan mitra berkualitas untuk Declan Rice. Gelandang AC Milan itu akan menjadi tambahan yang luar biasa.

Ia sedang berada di puncak kariernya saat ini dan ini akan menjadi waktu yang tepat baginya untuk mencoba tantangan baru.

Kemungkinan Bennacer Kembali ke Arsenal

Bennacer mungkin merasa memiliki urusan yang belum selesai di Liga Premier dan ingin menorehkan namanya bersama Arsenal. The Gunners telah berjuang untuk gelar liga sejak musim lalu dan telah mengumpulkan skuad yang menarik. Dengan beberapa tambahan berkualitas di musim panas, mereka bisa memenangkan trofi besar dalam waktu dekat.

Gelandang AC Milan itu tentu akan menyukai peluangnya untuk memenangkan trofi bersama Arsenal di musim-musim mendatang.

Menarik untuk melihat apakah Arsenal siap merogoh kocek besar untuknya. Mereka mungkin merasa bahwa €50 juta untuk gelandang AC Milan itu terlalu mahal dan masih harus dilihat apakah klub Italia itu siap menerima harga yang lebih masuk akal.

Arsenal perlu meningkatkan skuad mereka untuk menyamai klub-klub seperti Manchester City dan merekrut gelandang tengah berkualitas harus menjadi salah satu prioritas mereka.