Bukan Kemenangan Biasa: PSG Enggan Merayakan Triumf Lionel Messi di Piala Dunia

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi Menjelaskan Alasan Klub Tidak Merayakan Kemenangan Piala Dunia Lionel Messi

Dalam wawancara eksklusif dengan RMC Sport, Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi memberikan pujian tinggi pada Lionel Messi, menyebutnya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah. Meski demikian, Al-Khelaifi menjelaskan bahwa klubnya tidak merayakan kemenangan Piala Dunia Messi karena melibatkan Prancis dan Kylian Mbappe, anggota tim PSG.

Menjaga Kehormatan Klub

Al-Khelaifi memaparkan bahwa seandainya pihaknya mengadakan perayaan di Parc des Princes, para penggemar justru mungkin bersiul pada Messi. Dengan tegas, dia menegaskan bahwa komentar negatif terhadap klub tidak dapat diterima. “Messi adalah pemain terbaik sepanjang sejarah. Transisi dari Barcelona ke sini bukan perkara mudah. Saya sangat menghormatinya. Namun, saya tidak menerima orang berbicara buruk tentang Paris Saint-Germain. Saya ingin pemain berbicara selama mereka di klub, bukan setelahnya.”

Kepahitan Messi

Menanggapi ketidakmerayakan kemenangannya, Messi mengakui kepada ESPN Argentina pada September 2023 bahwa hal itu menyakitkannya. Meski begitu, ia memahami alasan di balik keputusan klub. “Saya satu-satunya pemain dalam skuad yang tidak mendapatkan pengakuan dari klub. Itu bisa dimaklumi… karena [Argentina], mereka tidak mempertahankan Piala Dunia.” Messi menambahkan, “Hal itu terjadi begitu. Itu bukan yang saya harapkan, tetapi saya selalu mengatakan bahwa segala sesuatu terjadi dengan alasan. Meskipun saya tidak berperforma baik di sana, saya menjadi juara dunia saat berada di sana.”

Pergi dari PSG

Setelah bermain selama dua musim bersama PSG dan memainkan 75 pertandingan, Messi memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di klub tersebut. Meski mendapatkan tawaran dari Al Hilal dan Barcelona, ia akhirnya memilih pindah ke Inter Miami di MLS. Keputusannya untuk meninggalkan PSG menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang dinamika di balik layar.