Pedri Ungkap Impian Sepak Bola Terbaiknya: Ronaldo, Messi, dan Bintang Barcelona Lainnya

Barcelona – Gelandang Barcelona, Pedri, mengungkapkan XI impian sepanjang masa yang memuat beberapa megabintang, termasuk Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Dalam percakapan dengan selebriti internet Ibai Llanos, Pedri memilih tim yang tangguh untuk dijadikan skuad impiannya.

Pertahanan Kokoh dengan Ter Stegen di Gawang

Dalam jajaran pemain belakang, pemain muda Spanyol ini memilih kiper sesama timnya, Marc-Andre Ter Stegen. Formasi belakangnya terdiri dari legenda Barca Dani Alves, Gerard Pique, dan Jordi Alba, serta eks-kapten Real Madrid dan Spanyol, Sergio Ramos.

Gelandang Sempurna dari Barcelona

Pedri kemudian memilih trio tengah dari Barcelona dengan Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan Andres Iniesta. Keseluruhan, timnya dipenuhi bintang-bintang hebat era modern.

Trio Serangan Menakjubkan

Untuk lini serang, Pedri menempatkan Cristiano Ronaldo bersama Lionel Messi dan Neymar. Timnya terlihat seimbang dengan kualitas luar biasa di seluruh lapangan.

Luis Enrique Pimpin dari Dapur

Sebagai pelatih untuk XI impian ini, Pedri memilih mantan pelatih Barcelona dan Spanyol, Luis Enrique, yang saat ini menangani Paris Saint-Germain (PSG). Enrique telah berbagi lapangan dengan beberapa pemain pilihannya dalam karirnya.

Komentar Wasit Mengenai Beda Cara Memimpin Ronaldo dan Messi

Dua megabintang, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dikenal sebagai showman terbaik sepakbola. Wasit Honduras, Said Martinez, memberikan pandangan resmi mengenai dua superstar ini, menyatakan bahwa Messi lebih tenang sementara Ronaldo sedikit lebih tuntut, meskipun tidak dengan cara yang tidak hormat.

Menurut Martinez, “Memimpin Messi lebih tenang, dia bermain dengan bola dan memikirkan permainannya lebih dari segalanya. Cristiano Ronaldo lebih ekspresif tanpa tidak hormat.”

Pengalaman Unik Bersama Messi dan Ronaldo

Martinez juga berbagi pengalaman pribadinya saat memimpin Messi dan Ronaldo. Dia mengingat momen salaman dengan Messi sebelum pertandingan, dan setelah pertandingan, Messi berterima kasih kepadanya.

Sementara itu, Martinez mengungkapkan ketidakpuasan Ronaldo setelah dua golnya dianulir dalam suatu pertandingan. Meskipun Ronaldo menghadapinya, dia kemudian meminta maaf atas perilakunya. Martinez menolak memilih satu bintang lebih baik dari yang lain, menyebutnya sebagai hak istimewa bisa menyaksikan keduanya beraksi.