Pergerakan Barcelona: Amadou Onana Diburu, Rencana Melepas Eric Garcia, dan Lainnya

Barcelona terus berjuang untuk mengulang performa gemilang mereka musim lalu. Sebagai juara bertahan La Liga, mereka kini tercecer di peringkat keempat setelah 18 pertandingan. Sementara itu, fokus Barcelona tertuju pada pemain muda berbakat, Amadou Onana, dan rencana untuk melepas Eric Garcia pada tahun depan.

Barcelona Mengincar Amadou Onana

Barcelona dikabarkan tertarik untuk mendatangkan gelandang Everton, Amadou Onana, menurut laporan dari Marca. Pencarian ini dipicu oleh kepergian Sergio Busquets yang bergabung dengan Inter Miami pada musim panas lalu. Meskipun Barcelona awalnya memilih Oriol Romeu sebagai pengganti, namun performanya belum memuaskan. Barcelona kini berupaya menangani kekosongan tersebut dengan merekrut Onana dari Everton, dan mereka telah menjalin kontak dengan pihak Toffees untuk memfasilitasi kesepakatan ini. Dengan perkiraan harga sekitar €50 juta, Onana dianggap sebagai opsi yang berharga untuk memperkuat lini tengah Barcelona.

Amadou Onana sendiri telah tampil sebanyak 18 kali di berbagai kompetisi musim ini bersama Everton, dengan torehan dua gol dan satu assist.

Rencana Barcelona Melepas Eric Garcia

Menurut laporan dari SPORT, Barcelona berencana untuk melepas Eric Garcia pada musim panas mendatang. Bek asal Spanyol ini saat ini bermain sebagai pemain pinjaman di Girona dan tampil gemilang. Garcia, yang berusia 22 tahun, telah menjadi sosok kunci di lini belakang timnya yang kini menempati peringkat kedua dalam klasemen setelah 18 pertandingan, menyamai poin dengan pemuncak klasemen, Real Madrid.

Meskipun Garcia tampil impresif, peluangnya untuk masuk ke skuad utama Barcelona tetap minim. Meskipun dihargai atas kontribusinya, Barcelona tidak melihatnya sebagai bagian dari rencana jangka panjang mereka. Barcelona berharap dapat mengumpulkan sejumlah uang dengan melepas pemain berusia 22 tahun ini, dengan perkiraan harga sekitar €15 juta.

Inaki Pena Menceritakan Perannya di Camp Nou

Inaki Pena, kiper berusia 24 tahun, telah berbicara tentang perannya di Barcelona. Pena mendapat kesempatan bermain lebih sering musim ini setelah cedera Marc-Andre Ter Stegen. Dalam tujuh penampilannya, Pena telah mencatatkan satu clean sheet.

Pena menegaskan bahwa dia tidak terlena oleh perubahan keberuntungannya belakangan ini. “Jika Anda puas menjadi kiper cadangan, akhirnya Anda bahkan tidak akan menjadi kiper cadangan. Setiap orang ingin bermain dan merasa penting di tim. Namun, saya tahu apa peran saya dan pemikiran saya tidak berubah sekarang bahwa saya bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain dan berperan langsung dalam tim,” ujar Pena.

Dia melanjutkan, “Dalam peran kiper cadangan, Anda perlu sabar, karena Anda tidak pernah tahu kapan kesempatan akan datang. Anda harus siap maksimal untuk bisa tampil jika dibutuhkan dan selalu berlatih seolah-olah Anda harus bersaing. Tiba-tiba, Anda bisa harus bersaing dari satu hari ke hari berikutnya.”

Pena menambahkan bahwa dia bekerja keras untuk membangun fisiknya guna meningkatkan permainannya. “Ketika Anda tidak berkompetisi, Anda membutuhkan tantangan yang mendorong Anda ke batas setiap hari, sebaliknya segalanya akan lebih sulit. Bermain secara teratur tidak sesuai dengan latihan di gym, tetapi ini tidak berlaku untuk saya,” kata Pena. “Itu sebabnya saya menetapkan tujuan untuk mendapatkan kekuatan dan massa otot, sesuatu yang telah memberi saya banyak manfaat. Saya merasakannya, baik dalam latihan maupun pertandingan.”

Pena, yang naik kelas dari akademi Barcelona, menandatangani kontrak baru dengan juara La Liga pada Mei tahun ini, yang berlaku hingga 2026.