Skenario Buruk: Manchester City Berpotensi Dilarang Berlaga di Liga Champions

Manchester City menghadapi kemungkinan tidak bisa berlaga di Liga Champions musim depan jika Girona berhasil memenangkan gelar La Liga. Klub yang bermarkas di Inggris ini telah lolos ke kompetisi Eropa selama 13 tahun berturut-turut dan mencapai babak sistem gugur sebanyak 11 kali.

Namun, jika Girona menjuarai liga Spanyol dan City gagal mempertahankan gelar Premier League, maka Girona berpotensi menghentikan langkah Pep Guardiola dan timnya di Liga Champions tahun depan. Hal ini dikarenakan kepemilikan multi-model City dan peraturan UEFA.

Saat ini, Girona berada di puncak klasemen La Liga, sementara City tertinggal lima poin dari Liverpool. City Football Group, yang memiliki klub-klub di seluruh dunia, termasuk City dan Girona, memiliki 13 tim. CFG saat ini memiliki 47% saham Girona.

Hubungan erat antara City dan tim Spanyol itu semakin kuat dengan adanya Pere Guardiola, saudara Pep, yang kini menjadi presiden Girona dan memiliki 16% saham klub.

Jika dua tim dari grup kepemilikan yang sama lolos ke kompetisi UEFA yang sama, maka tim dengan posisi domestik terbaik akan mendapatkan tempat. Jika kedua tim berada di posisi kedua, maka tim dengan peringkat koefisien klub tertinggi yang akan lolos. Dalam kasus ini, Manchester City akan lolos.

Peraturan ini kemungkinan akan menimbulkan masalah lebih lanjut di Manchester, mengingat INEOS baru-baru ini mengakuisisi saham minoritas di Manchester United. Mereka juga memiliki OGC Nice, tim Prancis yang berada di posisi kedua di Ligue 1 dan berpeluang lolos ke Liga Champions.