Strategi Pemain Baru: Xavi Pilih Ganti Lewandowski Demi Penyerang Cepat

Barcelona meraih kemenangan 2-1 di LaLiga melawan UD Las Palmas pada Kamis (4 Januari), tetapi keputusan mengganti striker andalan, Robert Lewandowski, menuai perhatian. Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, menjelaskan alasan di balik substitusi yang mungkin mengejutkan tersebut.

Mengapa Lewandowski Ditarik?

Dua mantan pemain Barca, Sandro Ramirez dan Munir El Haddadi, menggabungkan kekuatan untuk unggul 1-0 di menit ke-12. Meskipun Lewandowski tidak mencatatkan assist, peran besarnya terlihat dalam gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Ferran Torres 10 menit setelah babak kedua dimulai.

Keputusan Mengejutkan Xavi

Lewandowski, yang telah menjadi pilar utama Barca sejak transfernya dari Bayern Munich pada musim panas 2022, diambil alih bersama Raphinha untuk memberikan kesempatan kepada Vitor Roque dan Raphinha. Keputusan ini mungkin mengejutkan mengingat rekornya yang mengesankan dengan 42 gol dalam 68 pertandingan klub.

Menanggapi keputusan tersebut, Xavi menyatakan, “Lewandowski diganti karena kami membutuhkan penyerang yang dapat menyerang di belakang garis pertahanan seperti Roque dan Ferran.”

Barca Raih Kemenangan Lewat Eksekusi Gundogan

Meskipun Lewandowski tidak menciptakan peluang atau tembakan tepat sasaran, Barcelona akhirnya meraih kemenangan lewat tendangan penalti Ilkay Gundogan di masa injury time.

Debut Gemilang Vitor Roque Bersama Barcelona

Vitor Roque akhirnya membuat debutnya untuk Barcelona sebagai pengganti terlambat dalam kemenangan 2-1 melawan UD Las Palmas. Meski baru bergabung dengan skuat Catalan Giants bulan ini setelah kesepakatan senilai €40 juta dengan Athletico-PR musim panas lalu, Roque langsung mencuri perhatian.

Xavi Puas dengan Penampilan Roque

Setelah pertandingan, Xavi memberikan pujian kepada remaja berusia 18 tahun itu, menyatakan, “Vitor Roque? Dia tampil baik. Dia memberikan energi besar pada menit-menit terakhir.”

Roque hampir mencetak gol pada detik-detik terakhir saat Barcelona sudah unggul 2-1. Meskipun tembakan Roque melebar dari sasaran, penampilannya mencatat empat sentuhan di kotak penalti lawan dan tiga percobaan tembakan.